Semarang, Ahad 24 Mei 2026 — Yayasan Jama'ah Waskitho Nusantara Boyolali, komunitas sosial-keagamaan yang fokus pada pembinaan karakter dan kegiatan kemanusiaan, menggelar kunjungan edukatif ke sejumlah destinasi di Kota Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak asuh dari berbagai daerah sebagai bagian dari program pembelajaran di luar kelas.
Yayasan yang berkantor pusat di Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali ini saat ini membina lebih dari 100 anak asuh yang tersebar di Boyolali, Salatiga, Kabupaten Semarang, dan sekitarnya. Anak-anak tersebut berasal dari kalangan yatim dan piatu dengan rentang usia mulai dari bayi hingga 15 tahun, tanpa persyaratan khusus selain latar belakang tersebut.
Salah satu destinasi utama dalam kegiatan ini adalah Firdaus Fatimah Zahra, yang menjadi lokasi praktik manasik haji dan umrah. Di tempat ini, anak-anak mendapatkan pengalaman langsung dalam memahami tata cara ibadah haji, mulai dari ihram, tawaf, sa’i, hingga rangkaian ibadah lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai religius sejak dini sekaligus memperkuat pemahaman terhadap rukun Islam kelima.
Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan para donatur yang terus berkontribusi terhadap program-program yayasan sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa.
Ketua Yayasan Waskitho Nusantara, Bondhan Bagus Widodo, S.E., bersama keluarga turut hadir dan mendampingi langsung seluruh rangkaian kegiatan. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih luas serta membentuk karakter anak-anak asuh.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya mendapatkan pendidikan formal, tetapi juga pengalaman hidup yang membentuk karakter, keimanan, dan rasa kebersamaan. Harapannya, mereka tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai penutup kegiatan, anak-anak menerima santunan dari para donatur dalam acara yang digelar di Rumah Makan Cikal Gading, Tuntang, Kabupaten Semarang. Acara tersebut turut dihadiri oleh Camat Tuntang yang mewakili Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, yang berhalangan hadir karena agenda mendadak.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Jama'ah Waskitho Nusantara menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan yang menyentuh aspek spiritual, intelektual, dan sosial, demi mencetak generasi masa depan yang unggul dan berdaya.

Komentar